WAJIB TAHU! Tata Cara Shalat Idul Fitri, Dalil Pelaksanaan, Serta Bacaan Di Antara Takbir Shalat Ied

26 April 2022, 07:25 WIB
WAJIB TAHU! Tata Cara Shalat Idul Fitri, Dalil Pelaksanaan, Serta Bacaan Di Antara Takbir Shalat Ied /pexels/chattrapal

Portalbangkabelitung.com- Hari Raya Idul Fitri ssebentar lagi akan datang menghampiri. Perayaan yang dilakukan setahun sekali ini adalah hari paling dinanti setelah puasa Ramadhan satu bulan penuh.

Pada hari Raya Idul Fitri, ada hal yang harus dilakukan yaitu zakat fitrah (wajib hukumnya) dan shalat Ied (Idul Fitri).

Shalat Idul Fitri berjumlah 2 rakaat. Shalat ini boleh dilakukan di masjid ataupun di lapangan.

Baca Juga: KLIK Laman Savefrom CapCut Di Sini, Video CapCut Tanpa Watermark Langsug Tersimpan di Memori HP

Dalil melaksanakan shalat Ied. Rasulullah SAW bersabda:

أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.” (HR. Muslim  no. 890).

Berikut tata cara shalat Idul Fitri yang wajib diketahui setiap muslim.

1. Niat

2. Takbiratul ihrom

Baca Juga: Apa Arti Taqabballahu Minna Wa Minkum? Simak Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Dicontohkan Para Sahabat

3. Takbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak tujuh kali takbir -selain takbiratul ihrom- sebelum memulai membaca Al Fatihah. 

4. Di antara takbir-takbir (takbir zawa-id) yang ada tadi tidak ada bacaan dzikir tertentu. Namun ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud, ia mengatakan, “Di antara tiap takbir, hendaklah menyanjung dan memuji Allah.”[28] Syaikhul Islam mengatakan bahwa sebagian salaf di antara tiap takbir membaca bacaan,

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي

Subhanallah wal hamdulillah wa  laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii (Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku).”

Namun ingat sekali lagi, bacaannya tidak dibatasi dengan bacaan ini saja. Boleh juga membaca bacaan lainnya asalkan di dalamnya berisi pujian pada Allah Ta’ala.

Baca Juga: WAJIB TAHU! Sunnah-sunnah di Hari Raya Idul Fitri yang Dicontohkan Rasulullah SAW

5. Membaca Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat lainnya.

Disunnahkan membaca surat Qaaf pada raka’at pertama dan surat Al Qomar pada raka’at kedua.

كَانَ يَقْرَأُ فِيهِمَا بِ (ق وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ) وَ (اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ)

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca “Qaaf, wal qur’anil majiid” (surat Qaaf) dan “Iqtarobatis saa’atu wan syaqqol qomar” (surat Al Qomar).” (HR. Muslim no. 891).

Baca Juga: Berkah! Keutamaan Meninggal Di Bulan Suci Ramadhan Menurut Ustadz Khalid Basalamah! Rupanya Begini

Boleh juga membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua. Dan jika hari ‘ied jatuh pada hari Jum’at, dianjurkan pula membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua, pada shalat ‘ied maupun shalat Jum’at. Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقْرَأُ فِى الْعِيدَيْنِ وَفِى الْجُمُعَةِ بِ (سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى) وَ (هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ) قَالَ وَإِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فِى يَوْمٍ وَاحِدٍ يَقْرَأُ بِهِمَا أَيْضًا فِى الصَّلاَتَيْنِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca dalam shalat ‘ied maupun shalat Jum’at “Sabbihisma robbikal a’la” (surat Al A’laa)dan “Hal ataka haditsul ghosiyah” (surat Al Ghosiyah).” An Nu’man bin Basyir mengatakan begitu pula ketika hari ‘ied bertepatan dengan hari Jum’at, beliau membaca kedua surat tersebut di masing-masing shalat.(HR. Muslim no. 878).

Baca Juga: Sahur 1 Jam, Puasa 23 Jam! 10 Negara Dengan Waktu Puasa Terlama di Dunia, Lama Banget Loh!

6. Ruku' dengan tuma'ninah

7. I'tidal dengan tuma'ninah

8. Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka’at kedua.

9. Bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir -selain takbir bangkit dari sujud- sebelum memulai membaca Al Fatihah.

10. Membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.

11. Mengerjakan gerakan lainnya hingga salam.

Berikut tadi tata cara shalat Idul Fitri, jangan sampai ketinggalan ya.***

Editor: Suhargo

Tags

Terkini

Terpopuler