Rangkuman PAI Kelas 8 Bab 10 Meneladani Inspirasi dan Kontribusi Ilmuwan Muslim Pada Masa Bani Abbasiyah

- 29 Maret 2024, 18:00 WIB
Ilustrasi Rangkuman PAI Kelas 8 Bab 10 Meneladani Inspirasi dan Kontribusi Ilmuwan Muslim Pada Masa Bani Abbasiyah
Ilustrasi Rangkuman PAI Kelas 8 Bab 10 Meneladani Inspirasi dan Kontribusi Ilmuwan Muslim Pada Masa Bani Abbasiyah //Pixabay

PORTAL BANGKA BELITUNG- Rangkuman materi PAI kelas 8 Bab 10 tentang meneladani inspirasi dan kontribusi ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk kemanusiaan dan peradaban.

Rangkuman mata pelajaran PAI kelas 8 semester 2 Bab 10 yang mempelajari meneladani inspirasi dan kontribusi ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk kemanusiaan dan peradaban.

Inilah rangkuman mapel PAI kelas 8 Bab 10 meneladani inspirasi dan kontribusi ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk kemanusiaan dan peradaban beragama untuk membantu peserta didik dalam pembelajaran.

Baca Juga: Rangkuman PAI Kelas 8 Bab 8 Menjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antar Umat Beragama

Materi mengenai menjadi meneladani inspirasi dan kontribusi ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk kemanusiaan dan peradaban ini sangat bermanfaat bagi siswa siswi kelas 8 semester 2.

Simak materi penting tentang materi Bab 10 ini agar dapat memahami lebih lanjut terkait isi penting materi tersebut.

Berikut penjelasan tentang rangkuman mapel Pendidikan Agama Islam kelas 8 semester 2 materi meneladani inspirasi dan kontribusi ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk kemanusiaan dan peradaban.

Baca Juga: Simak Rangkuman IPA Kelas 7 Materi Bab 4 Tentang Pemanasan Global, Pelajari Selengkapnya

1. Pada era Dinasti Abbasiyah, Baghdad, dan kota-kota besar lainnya seperti Basra, Kuffah, dan lain-lain, juga memiliki tradisi literasi yang sangat tinggi. Berbagai perpustakaan, baik perpustakaan publik maupun pribadi, menjamur di mana-mana. Tradisi literasi ini menyebabkan berkembangnya beragam ilmu pengetahuan, baik ilmu umum seperti kedokteran, matematika, astronomi, kimia, seni, dan lain-lain, maupun ilmu agama, seperti ilmu kalam, ilmu fikih, ilmu tafsir, maupun ilmu hadis. Tradisi ini juga melahirkan para ilmuwan yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

2. Ada beragam seni yang berkembang pada masa Dinasti Abbasiyah, di antaranya seni arsitektur, patung, lukis, industri, kaligrafi, dan musik. Berbagai seni itu dikembangkan dalam rangka memberikan sentuhan keindahan pada kota Baghdad sebagai pusat peradaban dunia pada waktu itu. Selain berbagai seni tersebut, masih ada ragam seni lain yang dikembangkan di Baghdad. Di antaranya adalah sastra. Karya sastra yang melegenda menjadi cerita rakyat di seluruh dunia adalah hikayat “1001 malam”.

Halaman:

Editor: Dea Megaputri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah