Frustasi dengan Kekurangan Diri? Baca Kisah Inspiratif dari Orang-Orang yang Memiliki Banyak Kekurangan Ini

19 Maret 2021, 15:09 WIB
Ilustrasi kisah inspiratif. / Pexels /

Portalbangkabelitung.com – Merasa kesal dengan kekurangan yang dimiliki? Pernahkah kita membandingkan hidup kita dengan orang lain?

Pernahkah melihat orang lain yang terlahir tidak sempurna namun mampu menggapai kesuksesan?

Atau hanya berdiam diri dan frustasi dengan kekurangan yang kita punya. Tanpa melihat kelebihan kita dan mengembangkannya lebih dalam.

Baca Juga: Merasa Semangat Down? Baca Kata-Kata Bijak Inspiratif yang Cocok Dijadikan Status di Media Sosial Berikut

Itulah yang dilakukan oleh kebanyakan orang sukses. Mereka tentu saja memiliki kekurangan, namun mereka menyadari kelebihan diri mereka dan mengembangkannya.

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Itu sudah jadi hukum alam sebagai penjaga keseimbangan.

Sudah menjadi hukum alam bahwa setiap manusia selalu membutuhkan manusia lain. Karena apapun kehebatan dan kelebihan yang kita miliki, selalu hanya berada pada bidang-bidang tertentu saja, sehingga kita selalu memerlukan orang lain untuk menutup kekurangan yang kita miliki.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Kamala Harris, Wakil Presiden Perempuan Amerika Serikat (AS) Pertama

Inilah yang kemudian menjadi dasar ”pertukaran nilai”. Seseorang yang punya kelebihan tertentu, akan ”memproduksi” sesuatu yang dibutuhkan orang lain.

Lalu sebaliknya, orang yang membutuhkan tadi, juga memiliki satu kelebihan lain, yang juga dibutuhkan orang yang lain lagi! Sebuah supply dan demand yang begitu indah.

Namun sayangnya, kebanyakan orang lebih fokus kepada kekurangan diri nya saja. Sehingga apa yang menjadi kelebihannya tidak bisa muncul maksimal.

Baca Juga: Kisah Inspiratif John Paul DeJoria, Milyader Dunia yang Pernah Jadi Gelandangan

Nah, berikut adalah kisah orang-orang yang tetap berprestasi meskipun memiliki banyak kekurangan diri dan inspiratif:

1. Helen Keller

Helen Keller sebenarnya lahir dalam kondisi normal di Tuscumbia, Alabama, Amerika Serikat, tanggal 27 Juni 1880.

Namun di usia 19 bulan, ia terserang sebuah penyakit yang menyebabkannya menjadi buta dan tuli.

Baca Juga: Simak 5 Tips Bermedia Sosial yang Nyaman dan Aman

Karena kekurangannya ini, Helen tumbuh sebagai anak yang tertutup. Ia mudah frustasi karena kesulitan berkomunikasi. Namun semua berubah, saat orang tuanya mengenal Anne Sullivan, seorang ahli pendidikan di Amerika di masa itu.

Di bawah bimbingan Anne Sullivan, Helen Keller berubah drastis. Ia tumbuh sebagai remaja yang percaya diri, cerdas, dan penuh prestasi.

Helen Keller kemudian dikenal dunia sebagai seorang penulis, aktivis politik dan dosen Amerika. Ia menjadi pemenang dari Honorary University Degrees Women's Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Seorang Pemuda Bangun Pendidikan di Daerah Tertinggal

Ia menulis artikel serta buku-buku terkenal, diantaranya The World I Live In dan The Story of My Life (diketik dengan huruf biasa dan Braille), yang menjadi literatur klasik di Amerika dan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa.

Ia berkeliling ke 39 negara untuk berbicara dengan para presiden, mengumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Ia mendirikan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.

2. Bob Weiland

Bob adalah seorang veteran Perang Vietnam yang harus kehilangan kedua kakinya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Mochtar Riady, Salah Satu Deretan Orang Terkaya di Indonesia

Nama Weiland jadi mendunia waktu dia ikut lomba lari marathon di New York di Bulan November tahun 1986. Kita pasti bertanya “Lho gak punya kaki kok ikut marathon sih? Gimana caranya?”. Nah, justru di situlah istimewanya.

Meski tidak bisa berlari layaknya orang normal, Weiland tidak takut untuk bersaing dengan peserta lainnya. Waktu yang dibutuhkan Weiland untuk bisa sampai ke garis finish pun mungkin terdengar agak aneh, yaitu 5 hari, 2 jam dan 48 menit.

Weiland adalah peserta paling akhir yang berhasil mencapai garis finish. Untuk sebuah perlombaan marathon, catatan waktu Weiland memang bukan prestasi yang bisa dibanggakan.

Baca Juga: Patut Dijadikan Inspirasi, 6 Tokoh Indonesia Milenial yang Sukses dan Inspiratif

Tapi, kita pasti setuju bahwa Weiland punya semangat pantang menyerah untuk menyelesaikan sesuatu yang dimulainya. Apalagi saat itu, banyak peserta normal yang menyerah di tengah jalan. Mereka gagal mencapai garis finish.

Itulah kisah orang-orang yang tetap berprestasi meskipun memiliki banyak kekurangan diri. Mereka bisa, mengapa kita tidak bisa. Semoga bisa dijadikan inspirasi dan motivasi.***

Editor: Ryannico

Tags

Terkini

Terpopuler